Senin, 30 September 2013

Psikodiagnostik II (observasi) (24-09-13)

Review Jurnal Kelompok yang Sudah Presentasi
Kelompok  2
Judul Jurnal: “Kartu Motivasi sebagai Bentuk Dukungan Sosial dalam Proses Perawatan pada Anak Kanker Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) yang Diberikan oleh Orang Tua dan Tinjauan dari Agama Islam
Masalah Penelitian: 
  • Bagaimana efektivitas pemberian kartu motivasi sebagai bentuk dukungan sosial orangtua terhadap anak yang sedang menjalani proses perawatan kanker LLA?
Metode Penelitian:
  • Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Dengan cara observasi dan wawancara mendalam atau in-depth interviewa (Chaedar,2002).
Subjek Penelitian:
  • Responden yang diambil dalam penelitian berjumlah 5 orang yaitu orang tua dengan anaknya yang terdiagnosa kanker LLA. 
  • Anak yang terdiagnosa kanker LLA dengan rentan usia 6 sampai 12 tahun.
Kelebihan Penelitian:
  • Penelitian sudah bedasarkan dalam kode etik psikologi.
Kelemahan Penelitian:
  • Peneliti tidak mengungkapkan identitas keterangan tempat dari data subjek yang diwawancarai.
Kelompok  3
Judul Jurnal: “Mengurangi Kecemasan Konseli Mengikuti Ujian Nasional melalui Konseling Kelompok dengan Strategi Relaksasi
Tujuan Penelitian:
  • Untuk membantu konseli mengatasi masalah kecemasan menghadapi ujian, juga untuk meningkatkan aktivitas konseli dalam layanan konseling kelompok
Metode Penelitian:
  • Observasi dan angket
Subjek Penelitian:
  • Subjek dari penelitian ini adalah 12 orang siswa (4 orang laki-laki & 8 orang perempuan), yang duduk di kelas IX SMP Negeri 1 Jatiroto. 
Hasil Penelitian:
  • Bahwa konseling kelompok dengan strategi relaksasi dapat membantu konseli mengatasi masalah kecemasan.

Kelompok  4
Judul Jurnal: “Hubungan Seksual Lansia Pria yang Telah Kehilangan Pasangannya
Tujuan Penelitian:
  • Untuk mencermati perilaku seksual dan pandangan mereka tentang perilaku seksual tersebut.
Metode Penelitian:
  • Observasi dan wawancara.
Subjek Penelitian:
  • Subjek penelitian sebanyak tiga orang duda, berusia diatas 60th yang tetap menduda tetapi memiliki hubungan seksual saat penelitian berlangsung.

Kelompok  6
Judul Jurnal: “Pelatihan Regulasi Emosi untuk Menurunkan Perilaku Agresif pada Anak
Masalah Penelitian: 
  • Apakah pelatihan regulasi emosi dapat menurunkan perilaku agresif pada anak masa sekolah kelas V SD yang berusia 10 tahun?
Metode Penelitian:
  • Penelitian ini menggunakan metode observasi.
Subjek Penelitian:
  • Subjek penelitian berjumlah dua orang siswa  laki-laki sekolah dasar berusia 10 tahun yang berperilaku agresif.

Senin, 23 September 2013

Psikodiagnostik II (observasi) (17-09-13)

Review Materi Psikodiagnostik II (observasi)
Kode Etik dalam Penelitian:
  • Mengharuskan peneliti untuk menghindari semua prosedur yang dapat menyakiti subjek, baik secara psikis maupun fisik.
  • Meminta izin kepada subjeknya untuk pencatatan, dan perekaman. Jika subjek dibawah umur tanyakan ke wali atau orang tua.
  • Peneliti tidak boleh mengungkapkan identitas kecuali jika diizinkan. Hanya untuk psikolog identitasnya, gunakan inisial jika diakademik.
Sumber :
  • Wordman. 1999. 5th edition. Psychology

Review Jurnal Kelompok yang Sudah Presentasi
Kelompok  4
Judul Jurnal: “Penerapan Terapi  Realitas untuk Membantu Coping Stress pada Wanita Pekerja Seksual dengan HIV Positive”
Masalah Penelitian: 
  • Bagaimana efektifitas terapi  realitas dalam mengatasi stress pada wanita pekerja seksual yang mengidap HIV positif?
Tujuan Penelitian:
  • HIV terjangkit oleh wanita stigma negative, peneliti ini ingin membantu agar wanita pekerja seksual menghadapi sumber stress, dan menghadapi realita mengidap HIV tetapi hidup harus berlangsung. Peneliti mencari tahu dulu tentang tempat untuk mendapatkan sample akhirnya ditemukan di Doli 60% wanita pekerja seksual positive HIV.
Metode Penelitian:
  • Wawancara, Observasi dan Alat tes psikologi.
Subjek Penelitian:
  • 2 orang wanita pekerja seksual.

Kelompok 5
Judul Jurnal: “Subjective Well Being pada Anak dari Orang Tua yang Bercerai”
Metode Penelitian:
  •      Wawancara mendalam, Observasi, dan self report.
Subjek Penelitian:
  •    18-21 th, alasan memilih usia 18-21 th karena mereka memiliki pengalaman lebih baik dan memiliki pemikiran operasional.

Kelompok 7
Judul Jurnal: “Dampak Psikososial Enuresis pada Remaja Putri”
Masalah Penelitian:
  • Bagaimana dampak psikososial enuresis pada remaja putri?
Tujuan Penelitian: 
  • Untuk mengetahui dari dampak psikososial enuresis pada remaja putri, apakah ada faktor yang mempengaruhi dalam keseharian dalam kualitas hubungan subjek dengan orang tua, saudara, dan teman sekolah.
Metode Penelitian:
  • Wawancara dan Observasi.
Subjek Penelitian: 
  • Seorang remaja putri berusia 13 tahun.
Kelemahan Penelitian: 
  • Dalam penelitian ini hanya mengambil satu subjek.
Kelebihan Penelitian: 
  • Penelitian menangani subjek dengan lebih detail karena hampir semua informasi tentang subjek memudahkan penelitian, memiliki waktu lebih untuk melakukan observasi dan memfokuskan pada satu subjek.

Sumber Jurnal:
-  Kelompok 4: Jurnal Penelitian Psikologi 2011, Vol. 02, 229-245
-  Kelompok 5: Jurnal Psikologi Volume 35, No. 2 Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada
-  Kelompok 7: http://fpsi.unissula.ac.id/index.phpoption=com_content&view=article&id=185&Itemid=139

Rabu, 18 September 2013

Psikologi dalam Manajemen SDM - HR Professional dari Perspektif (13-09-13)

- HRM adalah bagian dari organisasi --> yang paling tinggi di dalam organisasi adalah CEO.

- MSDM:

   > Rekrutmen
   > Seleksi
   > Pengupahan
   > Aturan Industrial


- Evolusi dari HRM:
   > Revolusi industri dan pengenalan sistem

   > Proses spesialisasi 

- Kerucut Organisasi:
   Di dalam organisasi terdiri dari
   > Top-CEO (Mencari teman untuk memecahkan masalah)
   > Manager/Supervisior 
   > Staff (Harus bisa belajar dan siap bekerja, tidak boleh membawa masalah).
   Di dalam organisasi, bagian-bagian tersebut memainkan peran dengan baik, bertanggung jawab sebagai HRM Officer, dan perlu melihat fungsi-fungsi HR.

- Role HR:
1. Strategic Partner (dari aspek people): --> menguasai manajemen/bisnis, budget/finance
     - Menciptakan HR sebagai solusi bukan problem
     - Partner dari Manajemen atau Owner
     - Jangan menjadi beban dan jangan datang dengan masalah
2. Advokasi (konselor):
     - HR sebagai advokasi tidak boleh berkeluh kesah
     - Melakukan coach, bimbingan, mentoring
     - Advokasi bagi karyawan
3. Administratif: --> Personal Manajemen (adanya pendataan)
4. Change Agent:
     - Sebagai agen perubahan, membicarakan tentang UMP
     - Berkomunikasi

- Di dalam sebuah organisasi terdapat dua bagian:

     > System yang terdiri dari Finance, Marketing dan Operating
     > SDM yang terdiri dari HR
        * HR lebih banyak pekerjaannya yaitu sebesar 50%, dan harus siap dengan segala konsekuensi. Biasanya tanggung jawab HR ditambah sebesar 10/25% sebagai General Affair mengurus tentang perijinan, listrik dan lain-lain.

Senin, 16 September 2013

Psikodiagnostik II (observasi) - Analisis Jurnal

Judul Jurnal: "Analisis Gender pada Iklan Televisi dengan Metode Semiotika"
Penulis: Naomi Srie Kusumastutie dan Faturochman

   Masalah penelitian dalam penelitian ini adalah "Apakah iklan berimplikasi pada pengukuhan kembali nilai gender stereotipe, bila iklan yang bersangkutan memuat ideologi gender yang seksis?". Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode semiotika. Semiotika merupakan studi tentang tanda (Noviani, 2002) yang berusaha untuk mencari makna ideologis dari suatu teks (Berger, 1982). Penelitian ini menggunakan iklan televisi sebagai objeknya, oleh karena itu peneliti melakukan observasi terhadap iklan-iklan yang ditayangkan untuk mendapatkan gambaran tentang iklan-iklan itu sendiri. Peneliti membagi jenis produk dan kategori jenis iklan yaitu seksis, semi seksis dan non seksis. Dari pembagian kategori tersebut peneliti memilih 2 iklan sebagai sampel yaitu iklan Pond's White Beauty dan Rinso. Dan dari hasil observasi tersebut peneliti menyimpulkan bahwa kedua iklan tersebut telah menjalankan fungsi ekonomi maupun fungsi sosial dengan caranya sendiri-sendiri. Fungsi ekonomi dijalankan dengan cara mengintegrasikan representasi gender dalam masing-masing iklan, sehingga representasi tersebut dapat membangun fungsi persuasif iklan secara keseluruhan.

      Kelebihan Jurnal ini adalah peneliti menuliskan waktu dilakukannya observasi yaitu pada minggu pertama bulan Juli 2002 tanggal 7 sampai dengan tanggal 13. Setelah mendapatkan gambaran melalui observasi awal, lalu peneliti melakukan perekaman iklan televisi.

      Kelemahan Jurnal ini adalah peneliti hanya mengambil 2 sampel dari kategori seksis dan non seksis. Peneliti tidak mengambil iklan yang semi seksis sehingga tidak dapat membedakan iklan dari ketiga kategori tersebut.

Psikodiagnostik II (observasi) (10-09-13)

Penilaian

  • Absen
        - Administrasi 30%
        - Maya --> 14 review (minimum): harus ada referensi
  • Konten (ebook/jurnal)
  • UTS: tertulis + proposal (membuat video 30 menit)
  • UAS: presentasi film


Review Materi Psikodiagnostik II (observasi)
- Observasi dalam Psikodiagnostika

  • Berkaitan dengan proses penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memahami variabel psikologis untuk penegakan diagnosis psikologis
  • Ada proses pengukuran dan penggunaan berbagai teknik untuk mampu memahami dan mendiagnosis variabel psikologis
- Observasi perlu bagi Psikolog untuk mengukur perilaku yang tidak dapat diukur dengan alat ukur psikologis lain.
Tujuan dari observasi yaitu mendeskripsikan setting yang dipelajari, aktivitas-aktivitas yang berlangsung, orang-orang yang terlibat dalam aktivitas, dan makna kejadian yang dilihat dari perspektif mereka yang terlibat dalam kejadian yang diamati.
- Observasi terbagi menjadi 2 yaitu Observasi sistematika atau struktur dan Observasi tidak sistematika.


Review Jurnal Kelompok yang Sudah Presentasi (Kelompok 1, 2 dan 3)
Kelompok 1

Judul Jurnal: "Seksualitas Remaja Autis pada Masa Puber"
Masalah Penelitian:
  • Bagaimanakah ekspresi seksual dan perilaku seksual yang ditampakkan oleh remaja autis.
  • Bagaimana peran orang tua, guru, dan terapis sebagai caregiver terkait dengan datangnya masa pubertas?
  • Bagaimana lingkungan atau masyarakat sekitar merespon perilaku seksual yang ditampakkan remaja autis?
  • Bagaimana pemberian pendidikan seksualitas remaja autis secara tepat?
Tujuan Penelitian:
  • Menggambarkan seksualitas remaja autis pada masa puber. Pada penelitian ini pemahaman seksualitas yang digunakan berupa perubahan perilaku yang dipengaruhi oleh kognisi dan perubahan afeksi atau emosional.
Metode Penelitian:
  • Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan metode pengambilan data triangulasi; wawancara, observasi dan dokumen.
Subjek Penelitian:
  • Subjek penelitian dibagi menjadi dua, yakni subjek kasus dan subjek penelitian. Subjek kasus; perempuan 11 tahun dan laki-laki 15 tahun. Subjek partisipan yaitu caregiver; orang tua, pengasuh, guru, maupun terapis.
Hasil Penelitian:
  • Perkembangan seksual individu Autis:
       - Kekurangan kontrol diri, kesadaran sosial, dan pemahaman penyaluran hasrat seksual.
       - Perkembangan emosi dan keterampilan sosial yang tidak berimbang.


Kelompok 2
Judul Jurnal: "Mangupa pada Pasangan Pernikahan Pemula dalam Masyarakat Perantau Tapanuli Selatan"
Masalah Penelitian:
  • Tema-tema psikologis apa yang muncul dari tradisi mangupa?
Tujuan Penelitian:
  • Penelitian ini berupaya mengungkap tema-tema psikologis yang terkandung dalam tradisi mangupa.
Subjek Penelitian:
  • Lima pasangan pernikahan pemula tapanuli selatan di Pekanbaru yang usia pernikahannya dibatasi 0-3 tahun, sesuai dengan fase blendingnesting, dan maintaining.
Metode Penelitian:
  • Penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi
  • Jenis wawancara : Wawancara terbuka
  • Observasi: Metode observasi yang digunakan adalah jenis berperan serta secara lengkap. Dalam hal ini, pengamat menjadi anggota penuh dari kelompok yang diamatinya. Dengan demikian ia dapat memperoleh informasi apa saja yang dibutuhkannya, termasuk yang dirahasiakan sekalipun (Moleong, 2001).
  • Penelitian ini juga menggunakan observasi partisipan yakni peneliti menggunakan observer tambahan diluar peneliti sendiri.
  • Dokumentasi: Dokumentasi ialah setiap bahan tertulis ataupun film (Moleong 2001). Dokumentasi dalam penelitian ini menggunakan foto-foto yang merekam prosesi tradisi mangupa.
Hasil Penelitian:
  1. Tema          : Pemberian nasihat oleh orang tua,saudara dan harajaon.
  2. Tema          : Penyampain doa dan harapan untuk hidup yang baik.
  3. Tema          : Aktifitas fungsi kaulak tondi tu badan.
  4. Tema          : Meningkatkan motivasi untuk menghadapi hidup
  5. Tema          : Perasaan senang dan bahagia
  6. Tema          : Merasa sangat disayangi dan menjadi pusat perhatian
  7. Tema          : Perlengkapan mangupa merupakan simbol-simbol yang menjadi petunjuk

Kelompok 3
Judul Jurnal: "Presentasi Diri dan Desepsi dalam Komunikasi Media Computer pada Pengguna Internet Relay Chat"
Tujuan Penelitian:
  • Mengkaji tentang bentuk komunikasi antar pribadi dalam sebuah komunitas jaringan komputer, yakni ketika lotus interaksi tatap muka digantikan oleh konteks komunikasi berbasis teks.
Subjek Penelitian:
  • Penelitian ini menggunakan 7 orang partisipan chatroom yang berperan sebagai key informan.
Metode Penelitian:
  • Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, subjek dalam penelitian ini ditentukan secara konteks situasi penelitian.

Kamis, 12 September 2013

Psikologi dalam Manajemen SDM - Manajemen

a. Manajemen
        Rost (dalam Yukl, 2010) mendefinisikan manajemen sebagai hubungan wewenang yang ada antara manajer dengan bawahannya untuk memproduksi dan menjual barang serta jasa. Selain itu, menurut Mulyani A. Nurhadi, Manajemen adalah suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan yang berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabung dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya,agar efektif dan efisien. Pendapat umum berkesimpulan bahwa manajemen sebagai bagian dari seni atau praktek sekurang-kurangnya memerlukan suatu perkembangan dan pikiran sehat, di samping suatu pengetahuan yang terus berkembang yang dapat dipelajari, dipergunakan oleh setiap orang. Dari definisi-definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa di dalam pengertian manajemen selalu menyangkut adanya tiga hal yang merupakan unsur penting, yaitu:
           (a) usaha kerjasama,
           (b) oleh dua orang atau lebih, dan
           (c) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Menurut Kotter dalam Yukl, 2010), manajemen berusaha untuk membuat perkiraan dan aturan dengan:
(1) Menetapkan sasaran operasional, membuat rencana tindakan, berdasarkan jadwal, dan mengalokasikan sumber daya;
(2)  Mengorganisasi dan menugaskan (menentukan struktur, menugaskan orang ke berbagai pekerjaan); dan
(3)  Memantau hasil dan menyelesaikan masalah.
Manajemen Sumber Daya Manusia kalau dibedah akan dijumpai dua pengertian utama, masing-masing:
a.        Manajemen
       Manajemen berasal dari kata kerja to manage (bahasa Inggris) yang artinya mengurus, mengatur, melaksanakan dan mengelola.
b.         Sumber Daya Manusia (SDM)
        SDM merupakan salah satu sumber daya yang terdapat di dalam organisasi, meliputi semua orang yang melakukan aktivitas. Secara umum, sumber daya yang terdapat dalam suatu organisasi bisa dikelompokkan atas dua macam yakni:
1)        Sumber Daya Manusia (Human Resource)
2)        Sumber Daya Non Manusia (Non Human Resource)
Fungsi-fungsi manajemen menurut Luther Gulick yang dikenal dengan POSDCIRB:
- Planning (perencanaan); menetapkan tujuan jangka panjang/pendek, memutuskan apa alat yang akan digunakan untuk mencapai tujuan, meramalkan berbagai kemungkinan yang akan terjadi dan sejauh mana pencapaiannya.
- Organizing (pengorganisasian); kordinasi, memutuskan/menetapkan posisi-posisi yang harus diisi beserta tugas dan tanggung jawabnya.
-   Staffing (pengadaan staf); rekrutmen dan alokasi tenaga kerja yang tepat (ahli/kompatibel) dibidangnya.
- Direction (pengarahan); komunikatif, mengarahkan, membimbing, merangsang, memperbaiki, keterampilan bekerja.
- Control (pengawasan); mengawasi pekerjaan, mengevaluasi sejauh mana hasil pengerjaan, koneksi bila perlu.
-   Inovasi (pembaharuan); kreatif, inovatif, solatif.
-  Representation (perwakilan); mewakili organisasi dengan para stakholdernya.
-  Budget (dana).

b. Ruang Lingkup Manajemen
               Lingkup MSDM meliputi semua aktifitas yang berhubungan dengan sumber daya manusia dalam organisasi seperti yang dikatakan Russel dan Bernandin bahwa "...all decisions which affect the workforce concern the organization's human resource management function.". Aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan MSDM ini secara umum mencakup:
1. Rancangan organisasi
2. Staffing
3. Sistem reward, tunjangan-tunjangan dan pematuhan/compliance
4. Manajemen perfomansi
5. Pengembangan kerja dan organisasi
6. Komunikasi dan hubungan masyarakat

c. Pentingnya Manajemen SDM dalam Organisasi
       Sumber Daya Manusia mempunyai dampak yang lebih besar terhadap efektifitas organisasi dibandingkan dengan sumber daya yang lain. Seberapa sumber daya manusia dikelola akan menentukan kesuksesan organisasi di masa mendatang. Faktor internal, seperti tuntutan memperoleh karyawan yang terlatih, kompensasi, konflik antara serikat pekerja-manajemen, aspek hukum, dan aspek sosial budaya interal merupakan faktor yang membuat manajemen sumber daya manusia semakin penting dan kompleks.

Sumber:
- Yukl, Gary. 2001. Kepemimpinan dalam Organisasi. Jakarta: Indeks.
http://www.slideshare.net/ning24/konsep-dasar-dan-ruang-lingkup-msdm
- http://www.slideshare.net/rully2012/1-manajemendanruanglingkupnya

Rabu, 11 September 2013

Psikologi dalam Manajemen SDM (06-09-13)

Penilaian:
Absen min. 75% (administratif) --> 10%
  • Jika tidak masuk harus membuat review mengenai materi yang akan dibahas dipertemuan yang akan datang sebelum hari-H, di post di blog masing-masing (absensi maya), setelah membuat review maka akan dianggap hadir. Untuk yang hadir juga tetap membuat review mengenai materi yang akan dibahas minggu selanjutnya, jadi di blog terdapat 14 review materi. Lalu melaporkan data diri dan link blog melalui email ke email Mas Seta.
Tugas --> 20%
  • Ada 4 tugas; 3 dipresentasikan dan 1 hanya dibuat paper/makalah
Konten --> 20%
  • Terdiri dari 18 review (14 review materi dan 4 tugas) di blog yang akan di cek
 Interaksi --> 10%

Presentasi --> 20%

UTS+UAS --> 20%
  • (Masing-masing 10%)



Buku Referensi:
           Dessler, Gary. 1996. 6th ed. Human Resourche Management.

Email:
-          seta.wicaksana@yahoo.com



  
Review Materi Psikologi dalam Manajemen SDM ke-1 

Organisasi adalah kumpulan orang-orang yang memiliki struktur atau sistem, tujuan atau visi misi yang sama, yang memiliki wadah dan berinteraksi untuk mencapai tujuannya itu.
Di dalam sebuah manajemen, terdapat system (organisasi) dan people (psikologi). Dan dalam manajemen tersebut komunikasi merupakan hal terpenting dalam sebuah organisasi. 

The changing role & function of HR
-          HR as the employee advocate
-          HR as the consultative business partner
-          HR as the agent of change

HR Republic Summit 2011: Trends & Challenges Unfold

Contents
·         The evolution of HR
o   Dari abad ke – 18 --> era militer (perang dunia 1 dan perang dunia 2) butuh banyak pengelolaan SDM
o   Di era tersebut sangat dibutuhkan untuk disiplin
·         Mulai masuk era industri setelah mesin uap ditemukan
o   Berinteraksi pada mesin tahun 20-an (era industri) membutuhkan orang-orang yang teliti, tidak gampang bosan, tidak banyak bicara, tidak membutuhkan orang yang pintar tetapi membutuhkan orang yang patuh pada aturan, karena jika memperkerjakan orang pintar maka ia tidak akan teliti melakukan pekerjaan yang disuruh akan tetapi dapat membuat peraturan sendiri.
o   Command & Control --> muncul di era industrialisasi
·         Tahun 1945-1979: manajemen personel --> keluar masuk orang dari tempat kerjaan di data
o   Ditanyakan data orang tersebut secara mendetail
o   Administratif
o   Merupakan human capital bukan human resource
·         Tahun 1980-2000: human resource (sejarah)
o   Human capital : orang menjadi aset/kapital --> harus memiliki nilai
o   Human resource : orang punya sumber daya lalu digunakan