Rabu, 27 November 2013

Psikodiagnostik II (observasi) (29-10-13)

  • Observasi dengan intervensi: melakukan penelitian dengan mempengaruhi yang di observasi
  • Observasi penting karena setiap orang memiliki kemampuan untuk observasi dan wawancara (melekat) --> kemampuan dasar yang harus dimiliki psikolog
  • Observasi dan wawancara sangat penting:
       1) Untuk menangkap masalah
       2) Bisa menangkap perubahan
  • Dalam observasi yang ditunjang dengan wawancara:
       1) Untuk memperkuat dugaan
       2) Untuk melengkapi data
  • Perbedaan observasi ilmiah dan observasi umum:
    1. Observasi ilmiah --> observasi by design (kita yang mengatur) dilakukan dalam kondisi yang ditetapkan secara tepat, dengan cara sistematis dan objektif, dengan pencatatan yang teliti
    2. Tujuan --> mendeskripsikan perilaku
    3. Sampel perilaku (tidak perlu mengikuti 24 jam, karena orang memiliki pola yang sama setiap hari)
  • Hal-hal yang mempengaruhi perilaku
    1. Kehadiran orang lain --> (contoh: dikamar dan dikelas berbeda)
    2. Waktu
    3. Tempat
  • Sampel perilaku
    1. Representatif --> sesuai atau tidak
    2. Validitas berhubungan dengan truthfulness --> tingkat kepercayaan
    3. Validitas eksternal --> mengacu pada sejauh mana hasil-hasil sebuah penelitian dapat digeneralisasikan ke populasi, settings, dan kondisi-kondisi yang berbeda.
  • Time Sampling:
    1. Memilih interval waktu untuk melakukan observasi secara sistematis atau secara acak.
    2. Sasaran: perilaku yang sering terjadi.
  • Event Sampling:
    1. Sasaran: perilaku yang jarang terjadi,
    2. Pada acara tertentu --> permainan, ritual, rapat, dan lain-lain.
    3. Kejadian tertentu --> bencana alam
  • Situation Sampling:
    1. Mempelajari perilaku dilokasi-lokasi yang berbeda dan berbagai keadaan dan kondisi yang berbeda.
    2. Seringnya peneliti mengobservasi perilaku dari semua individu yang hadir tetapi pada beberapa situasi peneliti harus memilih individu yang diobservasi saja.
  • Klasifikasi metode observasi:
    1. Observasi dengan intervensi
    2. Observasi tanpa intervensi
  • Naturalistic Observation:
    1. Observasi tanpa intervensi
    2.   Dilakukan saat:
    • Ingin meneliti perilaku pada situasi alaminya --> agresifitas
    • Tidak memungkinkan untuk dilakukan kontrol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar